Showing posts with label kesehatan. Show all posts
Showing posts with label kesehatan. Show all posts

Sunday, September 23, 2012

Tips Mengurangi Timbunan Lemak di Tubuh

diet
Siapa yang suka melihat tubuhnya ditimbuni lemak? Selain menurunkan penampilan, kelebihan lemak tersebut patut diawasi, jangan sampai merugikan kesehatan. Jika memungkinkan, sebaiknya Anda juga melakukan hal-hal yang bermanfaat untuk membantu mengurangi timbunan lemak tersebut. Bukankah bentuk tubuh yang ideal dan seimbang merupakan dambaan Anda juga? Salah satu cara untuk membantu mengurangi timbunan lemak ialah dengan berolahraga atau melakukan aktivitas fisik. Cara ini akan lebih bermanfaat jika diikuti dengan diet yang baik dan mengurangi asupan kalori. Menurut pakar kesehatan, pengurangan kalori dapat membantu seseorang menghilangkan 25 persen massa tubuh yang bukan lemak dan 75 persen lemak, sementara jika dikombinasikan dengan aktivitas fisik, penghilangan lemak dapat mencapai 98 persen.
Olahraga yang dapat dilakukan bisa beragam, tergantung usia dan kemampuan Anda. Namun, Anda disarankan agar intensitas aktivitas fisik itu berada antara 60 sampai 90 persen dari denyut jantung maksimum. Untuk menghitung denyut jantung maksimum, Anda dapat menggunakan rumus 220 (denyut per menit) dikurangi usia, selanjutnya dikalikan dengan tingkat intensitasnya. Misalnya, denyut jantung maksimum seorang wanita berusia 50 tahun ialah 220 - 50 = 170, maka sebaiknya aktivitas fisiknya 170 x 60% = 102.
Lakukan olahraga tersebut minimal tiga kali seminggu, empat atau lima kali seminggu akan lebih bermanfaat. Untuk mengetahui intensitas olahraga yang paling cocok, ada baiknya Anda konsultasikan kepada ahlinya. Hidup aktif dan menyediakan sekurangnya 30 menit setiap hari untuk  "olahraga" seperti menaiki tangga atau berjalan kaki ketimbang naik lift, sebenarnya sudah sangat membantu.
Sikap yang positif, diet yang cukup dan sehat, olahraga, dan menghindari rokok serta minuman keras adalah cara untuk dapat hidup sehat. Kesemuanya bukanlah hal yang sukar dilakukan, hanya saja Anda mungkin membutuhkan motivasi dan dorongan semangat untuk itu.
Salah satu cara yang baik untuk memulai ialah dengan melakukannya bersama-sama. Anda dapat melakukannya dengan pasangan atau teman. Pilihlah olahraga yang sekurang-kurangnya masih bisa dinikmati sehingga Anda tidak merasa terbebani. Saling mengingatkan dan mendorong akan membuat motivasi Anda terbangun. Selain itu, memang tidak ada jalan pintas untuk hidup yang sehat.

Sumber: shvoong.com

Thursday, July 26, 2012

Pengobatan Imunisasi Biologi Modern, Harapan Pasien Kanker


Dewasa ini dikembangkan "teknologi antikanker" yang merupakan cara alternatif mendasar dari pengobatan kanker, menjadi harapan bagi pasien kanker. Menurut pakar imunitas sel Zhang De Chun dari RS Modern Kanker Guangzhou, setelah melakukan operasi atau radioterapi kemoterapi, pasien dapat memilih metode pengobatan imunoterapi sel-sel tumor.

Terapi biologi memiliki spesifisitas antitumor yang kuat, toksisitas yang rendah, dan keuntungan lainnya. Terapi biologi mengatur mekanisme pertahanan kekebalan tubuh pasien kanker, mencegah kembali terjadinya tumor dan metastatis, serta meningkatkan kekebalan anti kanker tubuh, imunoterapi kanker secara signifikan dapat meningkatkan kelangsungan hidup.

Sebagai metode pengobatan baru, pengobatan imunisasi biologi tidak hanya dapat menolong membersihkan sisa sel kanker di darah dan di getah bening, menghambat kekambuhan dan metastatis, tetapi juga secara signifikan dapat meningkatkan kekebalan tubuh. Dikombinasikan secara bergantian dengan kemoterapi, dapat meningkatkan efek pengobatan dari radioterapi dan kemoterapi serta mengurangi efek samping dari kemoterapi, memperbaiki sel yang rusak.

Jika tumor dapat deteksi dini dan dilakukan pengobatan dini, dengan metode pengobatan imunisasi biologi atau kombinasi pengobatan sekuensial, sesuai standar ilmiah dan standar pegobatan pasien kanker tersebut dapat efektif. Pengobatan biologis dapat meminimalkan efek samping dari kemoterapi, terapi biologi dalam pengobatan kanker pada saat bersamaan secara efektif dapat meningkatkan kualitas hidup, untuk memungkinkan pasien untuk hidup dengan kualitas yang lebih baik.

Sumber: 
shvoong.com

Tuesday, July 17, 2012

Nyeri Sendi, Waspadai Osteoarthritis


Pernahkah Anda mengalami nyeri di lutut pada saat naik tangga? Atau, nyeri sendi saat bergerak tiba-tiba? Bila jawabannya ya, mungkin anda menderita osteoarthritis.

Banyak orang barangkali lebih mengenal osteoporosis, tetapi osteoarthritis patut diwaspadai juga. Gangguan ini adalah peradangan sendi kronis dan progresif disertai kerusakan tulang rawan sendi berupa disintregrasi (pecah) dan perlunakan progresif permukaan sendi dengan pertumbuhan tulang rawan sendi (osteofit) di tepi tulang.

Menurut penelitian di Amerika Serikat, penyakit osteoarthritis lebih banyak diderita wanita berusia 50 tahun ke atas, hal ini berhubungan dengan menopause. Pada periode ini, homon estrogen tidak berfungsi lagi untuk mempertahankan massa tulang.

Satu lagi faktor wanita rentan terhadap osteoarthritis karena tubuh wanita lebih lebar di bagian pinggul, sementara pria cenderung lurus. Nah, lemah biasa bertambah di pinggul dan perut ketika perempuan beranjak tua sehingga memberikan beban lebih besar pada lutut.

Akan tetapi bukan berarti pria tidak bisa menderita osteoarthritis, faktor usia, kegemukan, riwayat imobilisasi (suatu keadaan seseorang harus berbaring dalam waktu yang lama), riwayat trauma atau radang persendian, dan lainnya juga bisa menjadi penyebab.

Osteoarthritis terdiri dari 4 stadium. Stadium 1 dan 2 dapat dilakukan dengan pencegahan, pemberian obat-obatan, atau pembersihan sendi. Edukasi menjaga kesehatan persendian juga penting di samping olahraga ringan, modifikasi aktivitas keseharian, dan pengobatan menggunakan glucosamine dan chondroitin.

Sumber: 
shvoong.com

Monday, July 16, 2012

Keringat Kaki Sumber Jamur dan Bakteri


Kaki yang berkeringat memicu tumbuhnya jamur kulit dan bakteri penyebab bau kaki. Hal ini karena jamur dan bakteri tumbuh di atas normal dalam kondisi lembab dan hangat. Kaki yang berkeringat merupakan kondisi ideal bagi jamur dan bakteri karena kelembaban tinggi akibat tertutup sepatu.

Keki (keringat kaki) bisa terjadi pada siapa saja yang menggunakan sepatu tertutup dalam waktu lama (lebih dari 4 jam), terutama di iklim tropis.

Keringat adalah hal yang muncul alami. Tubuh memproduksi keringat untuk menetralkan suhu tubuh. Namun, keringat yang muncul di area lipatan kulit sangat mengganggu kenyamanan. Bahaya yang lain bisa muncul adalah bau tidak sedap. Ini bukan disebabkan oleh keringat, tetapi bakteri yang tumbuh di atas normal pada kondisi lembab.

Apakah semua orang bisa terkena masalah jamur dan bakteri akibat keringat kaki? Bisa. Pasalnya, jamur kulit dan bakteri penyebab bau tidak sedap adalah flora normal tubuh. Jika tumbuh di atas normal, baru menimbulkan masalah. Selain itu, jamur dan bakteri bisa terjadi karena faktor penularan.

Bagaimana cara menularnya jamur kulit dan bakteri? Melalui kontak langsung dengan penderita. Hal ini bisa terjadi melalui tukar-menukar sandal atau handuk dengan penderita infeksi jamur dan bakteri.

Antisipasi keki, sumber jamur, dan bakteri dapat dilakukan dengan memberikan bedak/salep anti jamur dan bakteri di sekitar kaki. Bubuhkan di kulit yang bersih dan kering sebelum memulai aktivitas. Niscaya kaki akan nyaman sehingga dapat membuat Anda percaya diri sepanjang hari.

Sumber: 
shvoong.com

Saturday, July 7, 2012

Pengobatan Kanker dengan Menggunakan Pisau Photon


Bicara pengobatan penyakit kanker, hal yang perlu diperhatikan antara lain adalah dampak terhadap jaringan-jaringan normal di sekitar tumor.
Kini telah hadir metode pengobatan kanker canggih di dunia medis yaitu pisau photon. Dinamakan pisau karena sistem pengobatan canggih ini menggunakan sistem meteran tingkat tinggi dengan teknik pisau yang diarahkan tepat pada posisi tumor secara akurat dengan tampilan tiga dimensi.

Pisau ini menggunakan energi photon yang dapat menyesuaikan secara otomatis berdasarkan letak dan ukuran lesi, posisi, serta kedalamannya. Sistem ini membuat energi radiasi tertuju sampai ke kedalaman lesi sehingga membuat sel-sel jaringan edema dan nekrosis mati yang kemudian diserap, didekomposisi lalu diekskresikan oleh jaringan normal sekitarnya.

Seorang WNI berusia 68 tahun menderita kanker paru-paru primer. Karena usianya yang lanjut, dirinya sudah tidak bisa menahan operasi. Di paru-paru bagian kanannya juga terdapat tumor berukuran 3,5 cm x 3 cm. Kondisinya kian parah karena emfisema, fungsi paru-paru melemah. Mei lalu, dia putuskan menjalani pengobatan metode pisau photon. Kini, tumor paru-parunya sudah divonis hilang.

Karena hasilnya sangat baik, dia kemudian menganjurkan kepada saudaranya yang menderita nasopharyngeal carcinoma atau CA karsinoma nasofaring. Penyakitnya menyebabkan setiap pagi mengalami retraksi darah (keluar darah saat menarik cairan lendir di saluran hidung), tinnitus (telinga berdengung), sakit kepala, dan gejala lainnya. Dari leher bagian kanan dapat terlihat pembengkakan getah bening dengan tekstur yang keras. Setelah kurang lebih sebulan menjalani metode pisau photon, saudaranya kian pulih.

Metode pisau photon unggul karena mampu mengganti pisau bedah atau sinar penghancur lesi sehingga pasien tidak mengalami rasa sakit, tidak berdarah, dan tidak memerlukan anestesi atau obat bius. Photon efektif untuk melindungi jaringan trauma di sekitarnya sehingga dapat mengurangi beban psikologis pasien.
Metode pisau photon ini juga lebih akurat, terutama di lokasi tumor yang sangat mengancam jiwa. Pengobatan ini lebih dianjurkan dilihat dari segi kedalaman pengobatan, pengalokasian yang tepat, faktor keamanan, minimnya kerusakan jaringan sekitarnya, serta efek samping yang hampir tidak ada.

Sumber: 
shvoong.com

Tuesday, June 19, 2012

Hubungan Suami Istri Dukung Kesehatan Tubuh


Jawaban jamak saat ditanya bagaimana kiat tepat untuk menjaga kesehatan tubuh, biasanya tak jauh dari mengatur pola makan dan berolahraga secara teratur. Padahal, ada cara lain yang juga penting dan menyenangkan, yaitu hubungan suami istri secara rutin.

Beragam penelitian menunjukkan bahwa hasrat untuk hubungan suami istri saja sudah merangsang energi positif yang memicu naiknya sistem kekebalan tubuh. Selain itu, keuntungan tersebut sudah tentu berlanjut jika hasrat tersebut direalisasikan.

Patti Britton PhD, seksolog asal Los Angeles dan President of the American Association of Sexuality Educators and Therapist menyatakan bahwa seks menjadi modal latihan yang bagus dari sudut pandang jasmani dan rohani. Hal ini dikarenakan seks bisa membantu menurunkan tekanan darah dan meredam stres.

Jika Anda merasa lebih cepat lelah atau mudah sakit, cobalah ingat kapan terakhir Anda berhubungan suami istri. Para ilmuwan dari Wilkes University, Pennsylvania, AS menemukan bahwa mereka yang rutin berhubungan suami istri seminggu sekali atau lebih, memiliki daya tahan lebih tinggi ketimbang mereka yang melakukannya hanya dua minggu sekali.

Yang pasti, semua manfaat ini bisa didapat hanya jika tubuh Anda memiliki fungsi seksual yang optimal. Itu sebabnya, jika Anda mengalami masalah gangguan seksual, segeralah berobat ke dokter. Pastikan Anda berobat ke dokter atau layanan kesehatan yang berkualitas yang dapat membantu menangani disfungsi seksual pria seperti ejakulasi dini, impotensi, serta disfungsi seksual wanita seperti gangguan orgasme.

Sumber: 
shvoong.com

Tetap Sehat dengan Penyejuk Udara


Polusi udara kian parah serta efek rumah kaca membuat udara sekitar terasa begitu panas dan menyengat, terlebih di kota-kota besar seperti Jakarta. Kondisi ini tentunya mengganggu kenyamanan dan konsentrasi dalam beraktivitas. Terkait hal itu, semakin banyak produk penyejuk udara ruangan (AC) yang menyodorkan berbagai keunggulan dengan harga bersaing. Hal ini membuat masyarakat di perkotaan semakin banyak yang melengkapi huniannya dengan penyejuk ruangan.

Namun, menggunakan AC untuk menyulap udara secara terus-menerus tanpa perawatan dan memperhatikan kesehatan penghuni kuranglah bijak. Oleh karena itu, bagi Anda yang melengkapi huniannya dengan penyejuk udara, disarankan agar selalu merawat AC tersebut dengan rutin. Perhatian yang minim terhadap AC tidak hanya menyebabkan polusi udara, tetapi juga dapat menjadi media penyebaran penyakit yang ditimbulkan oleh virus dan bakteri.

Gejala seperti sakit kepala, nyeri pinggang, lemas, dan penyakit lain yang disebabkan oleh mikroba dapat menyerang Anda yang terlalu lama berada di ruangan ber-AC. Hal ini dikenal dengan sebutan AC sindrom, kurangnya perhatian terhadap kondisi AC juga dapat mengundang penyakit yang terus-menerus menyebar ke seluruh ruangan dan masuk ke indera penciuman. Inilah salah satu penyebab Anda kerap mengalami sakit atau infeksi. Selain itu, suhu yang tiba-tiba berubah dari panas ke dingin juga akan mempengaruhi sistem pernapasan. Hal lain yang ditimbulkan dari efek pemakaian AC adalah mengeringnya lapisan kulit dan selaput lendir.

Tidak hanya itu, perawatan AC yang minim dan kondisi udara yang terlalu dingin juga berakibat serius. Kondisi udara yang kotor merupakan sarana ideal bagi berkembang biaknya mikroorganisme. Diantaranya adalah Legionella pneumophila, mikroba yang dapat menyebabkan timbulnya penyakit bernama Legionnaires disease atau dikenal demam legion, yang dapat menjadi penyebab pneumonia (penyakit radang paru-paru).

Untuk itu, bagi Anda yang menggunakan AC sebagai pelengkap pada hunian, hendaknya memperhatikan beberapa hal agar tetap dapat hidup sehat dan nyaman. Hal sederhana adalah dengan tidak terlalu sering berada di ruangan ber-AC jika memang suhu udara tidak terlalu panas dan masih dalam kondisi wajar. Sesuaikan udara ruangan, jangan disetel terlalu rendah ketika udara di luar terlalu panas. Suhu udara ideal bagi tubuh adalah antara 24 hingga 27 derajat celcius. Perbedaan suhu antara dalam dan luar ruangan pun tidak boleh lebih rendah dari 5 derajat. Bila perbedaan terlalu besar dapat menyebabkan disfungsi sistem regulasi homeostatis.

Usahakan untuk tidak menutup ruangan secara total, sediakan ventilasi yang cukup untuk aliran udara. Lakukan perawatan berkala terhadap sistem AC. Jangan tunda hingga AC rusak atau penyakit menghampiri, panggil teknisi berpengalaman untuk melakukan pemeriksaan rutin, minimal tiap enam bulan. Hal ini tidak hanya bermanfaat bagi kesehatan penghuni, tetapi juga dapat menghemat pengeluaran biaya listrik dan AC tetap tahan lama.

Untuk mengurangi efek kulit mengering, gunakan cairan pelembab. Selain itu, tubuh Anda perlu dibekali vitamin yang cukup agar penyakit tidak mudah menyerang. Hal ini sangat bermanfaat bagi mereka yang bekerja di dalam ruangan yang menggunakan AC sentral.
Selain mengonsumsi vitamin, minumlah air putih secukupnya. Berada di ruangan berudara sejuk dan tidak mengeluarkan keringat bukan berarti tubuh tidak membutuhkan air. Standar kuantitas air yang harus diminum adalah minimal delapan gelas per hari. Hal lain yang tidak kalah pentingnya adalah selalu mematikan AC jika ruangan atau rumah ditinggal bepergian.

Sumber: 
shvoong.com